Review Film Inventing Anna: Penipuan Anna Sorokin

Review Film Inventing Anna: Penipuan Anna Sorokin

Review Film Inventing Anna: Penipuan Anna Sorokin. Inventing Anna (2022) tetap menjadi salah satu miniseries paling menarik dan kontroversial hingga kini, terutama setelah kasus Anna Sorokin (Anna Delvey) kembali menjadi perbincaraan di media sosial dan podcast true crime. Serial sembilan episode karya Shonda Rhimes ini mengisahkan kehidupan Anna Sorokin—wanita muda Rusia yang berpura-pura menjadi pewaris miliarder Jerman—dan bagaimana ia berhasil menipu kalangan elit New York selama beberapa tahun. Julia Garner memerankan Anna dengan sangat meyakinkan: karismatik, dingin, dan penuh percaya diri yang menyeramkan. Serial ini bukan sekadar cerita penipuan—ini adalah potret ambisi sosial, kelas, dan bagaimana satu identitas palsu bisa membuka pintu ke dunia yang seharusnya tertutup baginya. INFO CASINO

Sinopsis dan Alur Cerita: Review Film Inventing Anna: Penipuan Anna Sorokin

Cerita dibuka tahun 2016 ketika Anna Sorokin (Julia Garner) tiba di New York dengan identitas palsu sebagai Anna Delvey, pewaris kekayaan Jerman sebesar USD 67 juta. Dengan aksen Jerman yang dipoles dan gaya hidup mewah, ia berhasil masuk ke lingkaran sosial elit: menghadiri pesta fashion, menginap di hotel bintang lima, dan meyakinkan orang-orang bahwa ia sedang mengumpulkan dana untuk klub seni mewah bernama Anna Delvey Foundation.
Serial ini mengikuti dua garis waktu: masa kejayaan Anna ketika ia menipu bank, hotel, dan teman-teman sosialita (termasuk Rachel DeLoache Williams yang diperankan Anna Chlumsky), serta masa kejatuhan ketika kebohongan terungkap dan Anna ditangkap pada 2017. Alur bergerak cepat tapi penuh ketegangan: dari pesta mewah dan janji-janji besar, hingga pertempuran hukum dan pengkhianatan. Titik klimaks terjadi ketika Anna divonis 4–12 tahun penjara pada 2019 atas tuduhan grand larceny dan pencurian layanan. Serial ini tidak banyak menampilkan angka-angka keuangan, melainkan fokus pada dinamika kekuasaan, manipulasi sosial, dan bagaimana Anna berhasil membuat orang-orang percaya pada citra yang ia ciptakan.

Performa Aktor dan Produksi: Review Film Inventing Anna: Penipuan Anna Sorokin

Julia Garner memberikan penampilan luar biasa sebagai Anna Sorokin. Ia berhasil menangkap aksen Jerman yang dipaksakan, bahasa tubuh kaku, dan tatapan mata yang dingin—semuanya tanpa terasa seperti imitasi murahan. Cara ia berbicara dengan nada datar dan percaya diri yang berlebihan membuat karakter terasa sangat autentik dan mengganggu. Anna Chlumsky sebagai Rachel Williams juga sangat kuat—ia menampilkan perjalanan emosional dari teman dekat menjadi korban yang marah. Pemeran pendukung seperti Laverne Cox sebagai reporter Vanity Fair dan Arian Moayed sebagai pengacara Todd Spodek menambah kedalaman pada cerita.
Produksi terasa sangat mewah: sinematografi cerah dan modern mencerminkan dunia sosialita New York, sementara musik latar upbeat meningkatkan rasa tegang tanpa mengganggu dialog. Setiap episode terasa seperti babak baru dalam kisah naik-turun—dari mimpi indah hingga kehancuran total—tapi dikemas dalam gaya drama biografis yang mudah dicerna.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan terbesar Inventing Anna adalah cara serial ini menjelaskan skandal tanpa terlalu banyak jargon hukum atau bisnis. Penonton diajak memahami bagaimana satu identitas palsu bisa membuka pintu ke dunia elit hanya karena orang-orang ingin percaya pada cerita yang mewah. Julia Garner membuat Anna terasa seperti manusia biasa yang terjebak dalam kebohongannya sendiri—bukan sekadar penipu dingin. Serial ini juga pintar mengkritik budaya sosialita New York: obsesi status, kemudahan mempercayai orang kaya, dan bagaimana media memperbesar cerita demi klik.
Di sisi lain, beberapa subplot (terutama tentang korban lain) terasa kurang dieksplorasi karena fokus utama pada Anna. Pace di beberapa episode tengah agak lambat karena banyak dialog rekonstruksi, dan akhir cerita terasa sedikit terburu-buru karena terikat fakta nyata. Bagi yang sudah mengikuti kasus ini dari awal, serial ini tidak menawarkan banyak fakta baru, tapi tetap berhasil membuat penonton merinding melihat bagaimana semuanya bisa terjadi.

Kesimpulan

Inventing Anna adalah serial yang cerdas, mencekam, dan sangat menghibur—mengisahkan penipuan Anna Sorokin dengan cara yang membuat penonton terus bertanya: bagaimana satu orang bisa menipu begitu banyak orang pintar selama bertahun-tahun? Julia Garner membawa karakter yang kompleks dan mengganggu, didukung naskah tajam serta produksi rapi. Serial ini bukan sekadar cerita tentang penipuan, melainkan tentang ambisi sosial, tekanan kelas, dan bagaimana dunia elit sering kali lebih mudah ditipu oleh citra daripada fakta. Bagi penggemar true crime, drama biografis, atau siapa saja yang penasaran dengan salah satu skandal paling ikonik era media sosial, Inventing Anna sangat layak ditonton ulang. Ini bukan tentang uang yang dicuri—ini tentang identitas yang diciptakan, dan apa yang terjadi ketika identitas itu mulai runtuh.

BACA SELENGKAPNYA DI…

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *